Google Advanced Search Engine

Minggu, 20 Februari 2011

KUMPEL (2)

KUMPEL (2)

Anak laki-laki itu memberikan sesuatu kepada gadis kecil yang sedang duduk di sebelahnya.
“Apa ini, Adit?” tanya gadis kecil itu
“Ini, aku berikan saja untukmu, Anna. Nih,Ambil!” kata Aditya
“Tidak cukup, Adit. Terlalu besar”
“Kalau begitu, simpan saja dulu. Kalau sudah muat baru kamu pake ya. Aku tidak mau menyimpannya tapi aku juga tak bisa membuangnya. Itu satu-satunya kenangan tentang mama”
“Ini punya mamamu?” tanya Anna dengan rasa heran kenapa dia memberikan cincin kepunyaan ibunya itu kepadanya.
“Aku benci dia, Anna. Dia pergi meninggalkan aku padahal aku sudah berusaha menahannya pergi. Aku pegang erat tangannya sampai cincinnya terlepas. Aku juga benci ayah yang sudah membiarkan ibu pergi. Aku benci mereka berdua”
“Kenapa dia pergi, Adit?”
“Aku tak tahu, yang aku tahu sekarang aku membencinya. Dia jahat. Mereka jahat. Tapi tidak apa-apa, aku kan sekarang punya kamu, Anna. Kamu jangan pergi kemana-mana ya...pokoknya kita harus selalu bersama” kata Adit sambil memegang tangan Anna. Tiba-tiba seorang gadis kecil berlari menghampiri mereka smabil berteriak-teriak memanggil nama Anna.
“Anna...Anna...aku sudah selesai. Ayo, kita main” kata gadis itu dengan wajah berseri sekalipun dengan nafas yang tersengal-sengal. Tampak dengan jelas Anna senang sekali melihat kedatangan gadis itu. Ia segera berdiri, namun Adit memegang erat tangannya. Tergambar jelas di wajah Adit kalau dia tidak senang Anna berteman dengan gadis itu.
“Anna, jangan main sama dia. Dia kan miskin. Lihat saja, dia kotor sekali ..ih” Adit menatap gadis itu dengan sinis
Kaki kecilnya yang semula berlari tiba-tiba terhenti ketika mendapati Anna sedang bersama adit. Kedua tangan kecilnya perlahan mengepal meremas bajunya yang penuh debu. Matanya menatap dalam penuh harap ke arah Anna, namun setiap kali dia melihat sorot mata Adit harapannya seketika hancur. Gadis kecil itu mengusap peluh yang menetes di wajahnya, dia tersenyum kepada Anna sambil berkata, “Anna, nanti saja ya...” lalu Adit segera menjawab, “Nanti? Anna hanya main denganku, tahu. Sana kamu...pergi!!..pergi!!”
Gadis kecil itu merasa ketakutan dan seketika itu ia berlari menjauh dengan menahan tangis.

*****

Amel mendekati Indah lalu berbisik kepadanya, “ Mbak, apakah itu benar? mbak yang bakal gantiin posisinya Pak Ilyas?”
Indah menjawab dengan tenang, “Menurutmu? ..”
“Aku??? ya, aku tidak tahu lah mbak. Bukannya mbak mau menikah dengan Pak Ilyas?” tanya Amel menyelidik
“Jangan bergosip, Amel. Bukan aku yang mau menikah dengan Pak Ilyas tapi pak Ilyas yang mau menikah dengan aku” jawabnya sambil tersenyum
“Mbak, serius dong mbak. Mbak tahu sendiri aku kan orangnya penasaran mbak” rajuk Amel
Indah menghela nafas panjang, menarik perlahan tangan Amel, memegang pundaknya sambil berbisik kepadanya, “Aku akan beritahu, kalau kamu beritahu aku ada apa antara kamu dengan pak Rudi, bagaimana??”. Sontak Amel terkejut. Penuh rasa gugup ia berkata, “Apa???aku??..tidak, anu...aku..aku??tidak ada apa-apa antara aku dengan pak Rudi, mbak. Sungguh, tidak ada apa-apa”
Indah kemudian berkata sambil tersenyum dengan tenang, “ Baiklah, aku percaya kok mel....hehe”
Jantung Amel berdegup kencang, ia lalu memutuskan untuk mengakhiri percakapan itu dan pergi ke mejanya. Salah seorang pegawai mendekati Amel lalu berbisik pelan, “Mel, apa yang dia katakan?? kenapa kamu gugup seperti itu, mel??hati-hati sama dia mel, dia serigala berbulu domba. Aku yakin rumor itu benar, dia memanfaatkan pak Ilyas untuk mendapatkan posisi itu. Kita lihat saja, sasaran berikutnya pasti Pak Rudi..”
Amel segera memotong perkataan temannya itu,“Hush, diam kamu. Aku tidak percaya dengan rumor itu, tapi aku juga tidak bisa mempercayainya begitu saja. Aku tidak tahu bagaimana dia sebenarnya, yang pasti aku harus berhati-hati dengannya”

*****

Anna menyampaikan kabar gembira itu kepada ibu dan ayahnya bahwa ia diterima bekerja dan dua hari lagi dia sudah bisa mulai bekerja. Ayahnya memeluk Anna sambil meneteskan air mata kegembiraan sekaligus kesedihan, “Maafkan Ayah ya nak, karena ayah kamu jadi harus banting tulang bekerja seperti ini. Seandainya waktu itu Ayah tidak hidup berfoya-foya kamu dan ibumu pasti....” Anna lalu memutus perkataan ayahnya, “sudahlah ayah. Ayah dan ibu sudah tua, sekarang giliran anna yang menghidupi keluarga ini. Anna bisa sarjana pun kan karena ayah dan ibu. Terima kasih ibu, ayah...yang penting kita bersama” Anna lalu memeluk kedua orang tuanya itu.
Ayah tiba-tiba berkata, “ Nak, kemarin sekolah memberitahu kalau guru penggantimu sudah ada. Mereka hanya memberitahu kalau anak-anak pasti akan merindukanmu”
“Aku juga akan sangat merindukan mereka, ayah” jawab Anna
Ibu melihat tangan Anna dan menanyakan cincin yang biasa dikenakan Anna. Karena gembira Anna sampai melupakan cincin itu, “Oh..iya, cincin? aku menghilangkannya, bu. sepertinya terjatuh entah dimana..padahal kan cincin itu..”
“Sudahlah, tidak apa-apa. Toh, orangnya juga sudah entah dimana, kan?” hibur ibu
“Bukan begitu, bu. Tapi, itu cincin milik ibunya Adit”
“Ibu yakin, Adit sudah lupa kalau dia pernah memberikan cincin itu kepadamu. Ah, sudahlah kamu harus bersegera mencari kos-kos an disana, bukan?”
“Iya, baiklah bu”

*****

Jam kantor menunjukkan pukul 5 sore, sudah waktunya para pegawai pulang untuk kemudian berlibur di hari sabtu dan minggu sebelum menghadapi rutinitas mereka selanjutnya di hari senin. Sebelum Indah pulang, pak Rudi menghampirinya lalu berkata, “Kamu jangan senang dulu Indah, kalau bukan karena ayahku, aku sudah memecatmu dari dulu”.
“Sudah jam 5 lewat, berarti sekarang sudah di luar jam kerja. Aku tidak harus memanggilmu pak Rudi lagi, bukan?...dengar ya Rudi Aditya, aku tidak pernah meminta semua ini. Kamu yang menawarkannya. Ayahmu mempercayai aku karena aku mampu, tidak seperti anaknya yang selalu memikirkan dirinya sendiri. egois” jawab Indah dengan ketus
“Indah, kau memang perempuan yang tak punya perasaan. Demi jabatan kau mengorbankan calon suamimu. Kalau kau memang mencintainya, kau tidak akan tergiur dengan tawaranku, bukan? heuh..dasar munafik” Rudi menjawab sinis
“mungkin, karena aku memang tidak benar-benar mencintainya. Jadi lebih baik aku meninggalkannya. Aku lebih memilih jabatan daripada cinta dan itu bukan munafik, itu kejujuran”
“Dia itu adalah adikku, dan kamu mempermainkannya”
“Bukan, bukan karena itu. Tapi karena dari dulu kamu tidak pernah menyukaiku. Aku miskin.....kamu ingat kata-kata itu???”
“jadi ini semua tentang itu? balas dendam? heuh...kamu tidak akan pernah bisa mengalahkanku Indah...tidak akan!!”
“Aku tidak akan mengalahkanmu. Aku hanya perlu merebut semuanya darimu. Tidakkah kau lihat aku sudah membuatmu terpisah dari adikmu? aku sudah merebut hati ayahmu?aku sudah menjadi apa yang kamu cita-citakan dulu bersama Anna..tidakkah kau lihat itu??”

*****

“Abel, apa cita-citamu?” tanya Anna kecil
“Aku???aku ingin.....” belum selesai Abel menjawab, tiba-tiba datanglah adit dan berkata,
“Apapun yang dia cita-citakan dia tidak akan mampu mewujudkannya Anna. Dia itu beda dengan kita. Kalau kita pasti mampu.”
“Memangnya apa cita-cita kamu Anna?”tanya Abel
“Aku ingin sekolah tinggi dan jalan-jalan keluar negeri” jawab Anna dengan wajah berseri
“Aku pun sama. Kita kan akan selalu bersama-sama. Ya, kan Anna? jalan-jalan ke luar negeri????...kemana Anna?”
“hmmmm...apa ya? Oh, aku tahu. Jerman. Karena kata ayahku kalau kamu mau pinter musti kayak pak Habibi. sekolah sampai ke jerman” Anna bersemangat
“Iya, iya...aku juga akan ke jerman. Hey, Abel...kamu bisa gak ke jerman?” tanya Adit menyindir

*****

“Kamu ingat itu, Adit???. Kamu tahu sejak itu aku bertekad aku akan buktikan kalau aku bisa menjadi apa yang dulu kalian cita-citakan dan sekarang tinggal sedikit lagi. Kamu akan lihat itu Adit. Ini belum seberapa, ini baru permulaan. Ingat, aku akan mengambil semuanya darimu, semuanya.. di depan matamu sendiri. dan kita lihat siapa yang akan kalah” Indah lalu pergi meninggalkan Rudi. Dari balik tembok sesosok bayangan perempuan menghampiri Rudi. Rudi berkata kepadanya dengan amarah, “Cari tahu semua tentang dia. Semuanya...SEMUA!!!!!!”

(To be continued......)


Read More......

Sabtu, 19 Februari 2011

KUMPEL (1)

KUMPEL (1)
by
Honey


Di dalam kereta itu dia duduk termenung, menerka-nerka apa yang akan terjadi selanjutnya di dalam hidupnya. Ini adalah hari yang menentukan baginya apakah ia diterima bekerja di perusahaan itu ataukah tidak. Tiba-tiba ia teringat dengan murid-muridnya yang telah dia tinggalkan, dia bertanya-tanya dalam hatinya, “Apakah ini benar? Apakah memang ini jalan yang harus aku ambil? Akankah aku bahagia?” Sebuah pertanyaan yang tak pernah terjawab olehnya, sampai sekarang.

*****

Gadis itu terlihat begitu sangat serius di depan komputernya, dengan cekatan jari-jarinya yang lentik menari-nari di atas keyboard. Terkadang mulutnya komat-kamit seperti sedang membaca mantera. Tiba-tiba datang seorang gadis mungil dengan rambut pendek dan berkacamata tebal menghampirinya.
“Bagaimana, sudah selesai?” tanyanya sambil memeluk buku-buku yang tebalnya ratusan halaman itu, yang hampir menutupi separuh wajahnya.
“Oh, iya..sudah,sudah..sebentar lagi” jawab gadis itu.
“Tolong bawa ke meja Pak Rudi kalau kamu sudah selesai,ya. Kalau bisa lebih cepat, dia sudah menunggu”
“O ya, ya..sebentar lagi, nanti saya bawa ke mejanya, mbak”
“Ok. Oh ya, dan satu lagi...besok jangan terlambat lagi ya, mel. Kamu pastinya tidak mau kena SP (Surat Peringatan) kan?”
“Hah?..O ya, iya mbak Indah. Pasti..pasti..hehe..”
Indah pun berlalu sambil tersenyum melihat tingkah laku amel yang begitu tergesa-gesa menyelesaikan tugasnya.
Indah meletakkan buku-buku itu di atas mejanya, lalu sesekali ia menepuk-nepuk pundaknya sendiri untuk menghilangkan pegal yang ia rasakan. Ia lalu duduk bersandar di kursi itu memperhatikan orang-orang yang tengah sibuk bekerja di sekitarnya. Ia menghela nafas yang panjang lalu berkata, “Ah, sampai kapan ini akan berakhir??? Bagaimanapun aku harus segera menyelesaikannya demi cita-citaku”. Indah sudah bekerja di perusahaan itu selama dua tahun. Di tahun kedua itulah ia memutuskan untuk bekerja sambil melanjutkan studi masternya di bidang manajemen. Setiap hari setelah pulang dari kantor sampai dengan pukul sembilan malam, begitulah aktivitasnya sehari-hari.
*****
“Aduh” teriaknya. Sepertinya penumpang kereta lain yang duduk dibelakangnya mengantuk berat sehingga kepala penumpang itu mengenai kepalanya. Mungkin sekali dua kali tidak apa-apa lama-kelamaan dia tidak tahan akhirnya dia balikkan tubuhnya lalu di dorongnyalah orang itu olehnya, “Ups...” mungkin karena dalam keadaan emosi, ia tak sadar kalau dia telah terlalu keras mendorongnya sehingga terjatuhlah penumpang itu. Dia tidak sengaja. Karena takut dia segera membalikkan kembali tubuhnya, duduk manis, dan berpura-pura tidur seakan tidak terjadi apa-apa.
Laki-laki itu pun terbangun kaget sekaligus malu, karena penumpang lainnya menertawakan dia. Dia tak sadar akan apa yang terjadi, dia hanya tersenyum lalu duduk kembali. Seorang bapak tua yang duduk di depannya memberi isyarat sambil tersenyum kalau penumpang yang duduk di belakang laki-laki itulah penyebab dia terjatuh dari kursinya. Lelaki itu mengangkat alisnya sambil dengan perlahan ia memutar balik tubuhnya hendak melihat penumpang itu, namun....
“Grooook....ngrooook..”, laki-laki itu terkejut begitu pula dengan penumpang lainnya. Gadis itu yang semula pura-pura tidur akhirnya benar-benar tertidur pulas dan kali ini dia yang mengganggu penumpang lain dengan suara dengkurannya yang keras. Dan kali ini pula dia yang ditertawakan oleh penumpang lainnya tanpa ia sadari. Laki-laki itu pun tersenyum puas merasa bukan hanya dia yang telah ditertawakan para penumpang itu. “Impaslah....hehe”, sahutnya dengan lega.

*****
“Mbak, saya gak berani mbak kasih langsung ke pak rudi. Takut mbak...mbak saja deh yang kasih” rayu amel.
“Mel, mel...kenapa sih kamu tuh takut banget sama pak rudi? ya sudah, mana sini biar aku yang kasih”
“Makasih banyak ya mbak. Mbak memang baik deh...” kata amel sambil mencolek Indah
“Heh, jangan colek-colek. Geli tahu...sudah sana, kerja lagi yang bener”
“Siap, mbak. Sekali lagi makasih ya mbak” lalu amel pun segera menuju mejanya dan bekerja kembali.
Indah menuju ruangan Direktur perusahaan yang tidak lain adalah pak Rudi. Indah menyerahkan laporan keuangan yang dimintanya.
“Kemana Amel, kenapa bukan dia yang menyerahkan laporannya?” tanya Pak Rudi
“Euhm....maaf pak. Dia,..dia....” belum sempat menyelesaikan kalimatnya pak rudi berkata, “Panggil dia...”
“Apa? o ya, baik pak” Indah dengan tergesa-gesa keluar dari ruangan pak rudi dan memanggil amel untuk segera ke ruangannya pak rudi.
Amel merasa khawatir. Sambil berjalan menuju ruangannya pak rudi mulutnya komat-kamit lagi, “Mati aku...matilah aku...aduh, mati aku”

*****

Sampailah ia di depan gedung itu. Ia pun memasukinya meskipun dengan perasaan gugup. Resepsionis menyuruhnya untuk menunggu. Di tempat duduknya ia meremas-remas tangannya untuk menghilangkan perasaan gugup yang ia rasakan. tiba-tiba ia merasakan ada sesuatu yang hilang dari tangannya. Tapi, apakah itu? ia pun belum menyadarinya sampai,....”Oh, tidak. Kemana cincinku?”

*****

“Jangan sampai terulang lagi. Mengerti kamu, Amel!!!” Bentak pak rudi
“I...iya..iya, pak. Maafkan saya pak, saya benar-benar minta maaf” dengan suara tersendat-sendat
“Sekarang pergilah...dan suruh indah untuk segera mambawa anak baru itu kemari” perintah pak rudi
“baik, pak..” Amel segera keluar dari ruangan itu
Amel menyampaikan kepada Indah apa yang diperintahkan pak rudi kepadanya.
“Amel, kamu tidak apa-apa kan? wajahmu pucat sekali seperti habis melihat hantu saja. Apa yang sudah terjadi di dalam sana?” Tanya Indah dengan penuh keheranan
“Aaahhhh, tidak..tidak ada apa-apa kok mbak..anu, ehmm...aku ke mejaku ya mbak. Pak rudi kasih banyak tugas” Amel berusaha menghindar
“hmm...baiklah, tidak apa-apa. Aku akan segera menyuruh resepsionis untuk membawa anak itu kemari”
Selang beberapa saat.....
“Ana? kenalkan saya Belinda” Sapanya sambil mengulurkan tangannya. Ana pun menyambut uluran tangan itu. Sambil berjabatan tangan Ana berkata, “Iya saya Ana mbak Belinda”
“Indah, panggil saja aku Indah”
“Oh, baik..mbak Indah”
Indah pun mempersilahkan Ana untuk memasuki ruangan pak Rudi. Akhirnya saat itu pun tiba.
Di luar ruangan pak Rudi seorang laki-laki hendak memasuki ruangan itu, namun Indah dengan segera mencegahnya, “Maaf Pak Ilyas, Pak Rudi sedang ada interview di dalam”
“Anak baru itu?” tanyanya
“Benar, Pak” jawab Indah
“Penggantiku ya?”
“Bukan, pak”
“Bukan? lalu siapa yang akan menggantikan posisiku?”
“Saya pak. Pak Rudi meminta saya untuk menggantikan posisi Bapak” jawab Indah sambil menundukkan wajahnya, tak berani menatap langsung wajahnya.
“Apa? kamu?hmmm...ya, sudahlah saya juga tidak ada alasan untuk ikut campur lagi dalam urusan kakakku. Bukan begitu, mbak Indah? Saya kesini hanya untuk mengambil barang-barang saya. Permisi..” Ilyas menuju kemejanya, lalu...
“Kemana barang-barang saya?” Indah lalu menghampirinya dan berkata, “Barang-barang bapak sudah dikirim ke tempat tinggal bapak yang sekarang”
“O..jadi begitu ya. Baik sekali..Terima kasih ya, mbak...Indah” kata Ilyas dengan sinis.
“Saya hanya menjalankan tugas dari pak Rudi” Indah berusaha membela diri
“ O ya, saya mengerti. Saya sangat mengerti. Semua yang mbak Indah lakukan selalu atas permintaan Bapak-Rudi. Bukankah mbak Indah membatalkan rencana pernikahannya pun karena perintah dari Bapak Rudi? Ups, maaf saya tidak bermaksud untuk mengungkit-ungkit. Maaf ya mbak Indah...Baiklah saya pergi. Sampaikan saja salamku untuk Bapak-Rudi” Ilyas pun pergi berlalu dihadapan Indah.
Indah berusaha menahan sakit hati akan apa yang baru saja ia dengar dari mulut Ilyas, namun air matanya tak kuasa menetes jua. Amel yang memperhatikan Indah dari tadi, segera menghampirinya dan berkata, “ Mbak, mbak Indah tidak apa-apa kan?”
Indah menghapus air matanya lalu mengutip perkataan amel sebelumnya sambil tersenyum, “ah, tidak apa-apa kok mel...aku ke mejaku dulu ya. Pak Rudi kasih banyak tugas ke aku.hehe...”
“Idih...mbak Indah mau balas aku ya...mbak, tunggu. Cerita lah mbak” Amel sembari mengejar Indah.

*****

Akhirnya dia diterima bekerja di perusahaan itu. Ana berkata dalam hatinya, “Alhamdulillah, aku diterima..semoga ini yang terbaik. Yah, semoga saja ...”
Pencarian akan kebahagiaan yang selalu ia pertanyakan baru saja akan dimulai................................

(To be continued.........)

Read More......

Jumat, 04 Februari 2011

DO'A


“Dan apabila hamba-hamba Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasannya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. 2:186)

“Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.” (QS. 40:60)

“ Keterlambatan dalam pengabulan doa janganlah mengecewakanmu, karena anugerah itu sesuai dengan ukuran niat(mu). Adakalanya pengabulan (doa) tertunda dengan maksud agar menjadi sumber ganjaran yang lebih besar kepada si peminta dan (sumber) pemberian-pemberian yang lebih baik kepada si pengharap. Kadangkala kamu meminta sesuatu tapi tidak diberikan kepadamu, dan sesuatu yang lebih baik diberikan kepadamu kemudian, atau sesuatu diambil darimu demi kebaikan yang lebih besar darimu , karena kadang-kadang kamu meminta sesuatu yang mengandung keruntuhan bagi agamamu bila diberikan kepadamu. Karena itu hendaklah permohonanmu untuk hal-hal yang keindahannya langgeng dan bebannya tetap jauh darimu. Kekayaan tak akan langgeng bagimu dan kamu pun tak akan hidup untuk itu.” (Ali Bin Abi Thalib)

Persoalan yang sering dialami setiap orang saat berdoa adlah mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan. Tanpa disengaja, mereka menyepelekan kekuatan doa yng sesungguhnya merupakan senjata rahasia para nabi dan ibadah tertinggi yang paling dicintai Alloh SWT.

“Amal yang paling dicintai Alloh Azza wa Jalla di muka bumi adalah doa” (Prof. Muhammad Mahdi Al-Ashifi, Hakikat Munajat, Penerbit Cahaya, Bogor 2004, hal. 11)
Dalam bahasa Arab, kata du’a berasal dari kata da’a yang secara harfiah berarti memanggil. Apabila anda ingin memanggil seseorang, hal pertama yang anda harus lakukan adalah memanggil nama orang itu. Kemudian anda juga harus mengenal siapa yang anda panggil. Jika anda tidak mengenal orang itu, anda pasti akan menyapanya dengan santun. Baik sekadar ingin berkenalan saja atau lebih lagi bila anda ingin meminta sesuatu darinya. Tapi bagaimana mungkin anda berani meminta sesuatu yang lebih ketika anda sendiri tidak mengenalnya. Maka, kenalilah DIA, Tuhanmu yang esa, Alloh SWT. Kenali Ia dengan sering berinteraksi denganNya dalam sholat lima waktumu, sholat malammu, dzikir ma’tsuratmu, dan dalam setiap gerak dan helaan nafasmu. Panggilah ia dengan namaNya yang suci.

“Hanya milik Alloh Asmaul Husna (Nama-nama yang baik), maka berdoalah kepadaNya dengan menyebut Asmaul Husna itu” (QS. 7:180)

Mintalah kepadaNya dengan cara yang baik, hadirkan jiwa anda. Bukan hanya menengadahkan tangan dengan mulut komat-kamit dengan ‘kecepatan tinggi’. Sebagian manusia hanya berdoa kepada Alloh ketika ia membutuhkan sesuatu di kehidupannya. Semata-mata ia lakukan itu, karena ia lebih mencintai apa yang dia minta daripada kepada siapa ia meminta.

“Maka apabila manusia ditimpa bahaya ia menyeru Kami, kamudian apabila Kami berikan kepadanya nikmat dari Kami ia berkata : “ Sesungguhnya aku diberi nikmat itu hanyalah karena kepintaranku”. Sebenarnya itu adalah ujian tetapi kebanyakan mereka itu tidak mengetahui” (QS. 39:49)

“Hamba-Ku tidak berlaku adil terhadap-Ku, dia berdoa kepadaKu sementara aku malu menolaknya, dan dia bermaksiat sementara dia tidak malu kepadaKu” (Hakikat munajat, hal.49) Astaghfirullah....
Betapa seringnya kita berdoa, tapi tidak meyakininya. Padahal yang kita perlukan hanya sebutir keyakinan saja! Itu sudah cukup. “Seandainya Anak Adam mempunyai sebutir keyakinan, dia pasti bisa berjalan di atas air” (Kitab Al-Zuhd, hal.135)

Untuk memperoleh pengabulan atas doa anda, maka anda sendirilah yang harus percaya dan yakin kepada Alloh. Ketahuilah bahwa hulu keyakinan adlah pengetahuan, dan hilirnya adalah hati anda. Anda harus yakin kepada Alloh bahwa segala permohonan anda sudah ada di depan rumah anda. Jangan biarkan keraguan mencuri keyakinan anda kepada Alloh SWT.

“Kami jelaskan yang demikian itu supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikanNya kepadamu, yaitu orang-orang yang kikir dan menyuruh manusia berbuat kikir. Dan barangsiapa yang berpaling dari perintah Alloh maka sesungguhnya Alloh Dia lah Ynag Maha Kaya lagi Maha Terpuji” (QS.57:23-24)

Menerima segala keputusanNya adalah ciri orang yang beriman. Ikhlas merupakan kunci kebahagiaan anda.
Sumber : Astrid darmawan & Muhammad Hidyata. Al-Qur’an The Ultimate Secret.





Read More......

Rabu, 02 Februari 2011

TOEFL IBT (part 2)

Sesi Speaking bagian ke-3

Di bagian ini kalian akan membaca sebuah wacana, mendengarkan percakapan antara dua murid, lalu baru bicara. Kalian akan diberi waktu sekitar 45-50 detik untuk membaca wacana, 30 detik untuk persiapan sebelum bicara, dan 60 detik untuk bicara. Display timer akan dapat dilihat di layar komputer.
- Membaca Wacana
Siapkan catatan kalian, karena wacana akan hilang setelah waktu habis tidak seperti saat sesi reading dimana wacana akan tetap terlihat. Yang harus dicatat di bagian ini adalah: Change (perubahan), reason 1 (alasan 1), dan reason 2 (alasan 2). Perubahan yang dimaksud adalah, biasanya dalam wacana ini akan disampaikan tentang adanya perubahan tentang situasi di kampus. Nah, kalian harus dapat menangkap hal ini berikut alasannya yang dimaksud dengan reason1 dan 2 di atas. Biasanya memang cuma bakalan ada 2 alasan doank.

-Mendengarkan Percakapan
Biasanya dalam percakapan antara dua orang murid ini (biasanya antara men and woman) , akan ada salah satu yang mendukung atau menentang perubahan dalam wacana. Penting untuk kalian mencatat O(opini) salah satu dari mereka yang memberikan reaksi terhadap wacana beserta alasan 1 dan 2 yang dia utarakan. Misal : murid yang laki-laki yang bereaksi terhadap kebijakan kampus (mendukung atau menolak). Katakanlah ia mendukung. Maka, Frase yang harus kalian hafal, adalah:

The Reading states that......(change)
The man's opinion is that......(O)
He provides two reasons.
First,......(reason 1)
Second,.....(reason 2)
That's why the man think that it was a really good idea.


Penting di sesi ini kalian membuat suatu kesimpulan seperti apa yang diberikan di kalimat terakhir pada frase. Untuk lebih jelasnya kalian bisa lihat di link berikut http://www.youtube.com/watch?v=J-n_nOBDLd4


Sesi Speaking bagian ke-4

Di bagian ini kalian akan membaca sebuah wacana kemudian mendengarkan materi kuliah dari seorang professor. Kalian akan diberi waktu 45-50 detik untuk membaca, 120 detik untuk mendengarkan materi kuliah, 30 detik untuk persiapan sebelum berbicara, dan 60 detik untuk berbicara.
-Membaca wacana
Kalian harus mencatat judul wacana/title (T) dan definisinya dari isi wacana (D)

-Mendengarkan materi kuliah
Biasanya di sini professor akan menggambarkan contoh dari apa yang telah disampaikan dalam wacana dan kalian harus bisa menggambarkan contoh yang disampaikan oleh professor (E)

Frase untuk menjawab :

The article is about....(T)
Which the passage defines as....(D)
The professor provides an example of..(E)..to illustrate this.
He/She states that...(Penjelasan professor tentang contohnya)
And so, this example clearly illustrates ..(T)..
 

untuk lebih jelasnya bisa kalian lihat di link ini http://www.youtube.com/watch?v=xMUWevT3o8A&feature=related

Sesi speaking bagian 5

Di sini kalian akan mendengarkan percakapan antara dua orang murid (selalu antara man and woman). Kalian diberi waktu 20 detik persiapan dan 60 detik untuk bicara. Disini kalian harus mampu menangkap siapa yang sedang mengalami suatu masalah, apa masalahnya, apa solusi yang ditawarkan, dan bagaimana respon terhadap solusi yang ditawarkan. agak sulit menggambarkannya, jadi kalian bisa lihat saja di link ini plus frase yang dipakai untuk menjawabnya. http://www.youtube.com/watch?v=O2dU1JqlWS0&feature=related.

Sesi speaking bagian ke-6

Di sini kalian akan mendengarkan sebuah kuliah umum dari seorang professor selama 1,5-2,5 menit, 20 detik persiapan, dan 60 detik untuk bicara. Untuk labih jelasnya pada sesi ini bisa kalian lihat di link berikut http://www.youtube.com/watch?v=sf3yr-EoUQI&feature=related.

Frase untuk menjawab :

In this lecture the professor talks about...
He describe two ways that...
The first way is...the professor gives an example to illustrate this about..
The second,...the professor illustrate this about...

Satu hal yang harus diingat disini, kalian tidak perlu membuat kesimpulan.


4. Sesi Writing

Akan ada dua bagian dalam sesi ini. Pertama kita diberi wacana dengan 4 paragraf , diberi waktu 3 menit untuk membaca sebuah wacana, lalu mendengarkan sebuah kuliah umum dan diberi waktu 20 menit untuk menulis. dalam kuliahnya biasanya sang professor akan refutes/menentang semua alasan yang diberikan dalam wacana

Frase untuk menjawab :

The article/passage states that...and provides three reasons of support.
However, the professor explains that...and refutes each of the author's reasons.
First, the reading claims that...the professor refutes this point by saying that...he states that...
Second, the article posits/claimed that...however, the professor says that...according to the professor,...
Therid, the reading says that...the professor opposes this point by explaininh that...we also learn that...

Untuk lebih jelasnya lihat link ini http://www.youtube.com/watch?v=Ytubzmj_j94&feature=related

Sesi writing bagian ke dua, adalah menulis sebuah essay. Tidak ada frase khusus untuk menjawab bagian ini, karena bagian ini merupakan murni pikiran kita sendiri terhadap suatu pendapat/opini/topik umum yang diberikan. Untuk lebih jelasnya bisa lihat di link ini http://www.youtube.com/watch?v=Ul2OTUqMGqk&feature=related

Well, itulah gambaran singkat ketika kita mengambil tes TOEFL IBT. Berdasarkan pengalaman pribadi, frase-frase yang diberikan di atas benar-benar sangat membantu lho..
Untuk latihan kalian bisa masuk ke http://www.strictlyenglishusa.com, disini kalian bisa latihan listening, reading, writing, bahkan speaking online. Siap-siap aja pake headsetnya, hehe...

Semoga ilmu yang sedikit ini bisa bermanfaat untuk kalian semua and wish you good luck with your IBT test. Sukses selalu dan yang penting, GANBATTE!!! ^_^v

Tautan : http://www.englishvid.com
             http://www.notefull.com



Read More......

Selasa, 01 Februari 2011

TOEFL IBT (part 1)

yup, ketemu lagi dengan hon. Sesuai dengan janjiku, sekarang aku bakalan ngasih tips-tips bagaimana caranya menjawab soal-soal dalam tes TOEFL IBT (Internet Based Test). Seperti yang pernah saya sampaikan di tulisan sebelumnya, bahwa untuk TOEFL itu ada dua macam, yang Paper Based dan Internet Based dan satu macam versi, yaitu academic english version, buat kalian para pelajar dan yang berniat melanjutkan studi ke luar negeri. Hon juga dah kasih link yang bisa dilihat untuk mengetahui perbedaan antara keduanya. Nah, khusus kali ini hon bakalan bahas tentang TOEFL IBT saja. Kenapa ambil IBT? karena hon butuh hasil yang cepat (2 minggu setelah tes, hasil sudah bisa di dapat) dan harga yang lebih murah ($165 sedangkan paper based $185)...Hemat, tapi jangan nekat ya. Kalo kalian masih level beginner, Hon saranin ambil kursus dulu atau belajar dengan caramu sendiri bagaimana kek caranya, yang penting level kalian bisa naik. Gak usah advance, kalo dah level intermediate hon yakin dengan usaha yang sungguh-sungguh dan terus latihan, kalian bisa berhasil. Ganbatte !!!!

Nyok, langsung aja kita bahas apa saja yang diteskan di TOEFL IBT. Dalam tes ini akan ada 4 sesi yang diteskan. Sesi Reading, Listening, Speaking, dan Writing. Hon bakal kasih tahu persis dengan tes yang sudah hon jalanin ya...

1. Reading
Ada dua bagian dalam tes ini. Bagian pertama kalian bakalan di kasih wacana dan diikuti dengan 12 pertanyaan pilihan ganda, kecuali pertanyaan terakhir. Di pertanyaan terakhir kamu diminta untuk memilih tiga pernyataan yang sesuai dengan wacana dan diurutkan sesuai dengan apa yang sudah dipaparkan di wacana. Poin untuk pertanyaan ini lebih besar dibandingkan dengan yang pilihan ganda. Tenang aja sewaktu kalian mengisi jawabannya wacananya gak hilang kok, wacananya tetap ada di sebelah kiri layar komputermu, jadi kamu bisa lihat sambil isi jawaban. Begitupun dengan bagian kedua, hanya saja perbedaannya akan ada dua wacana dengan sekitar 25-27 pertanyaan. Ingat, gunakan waktumu dengan bijak ya. Display waktu juga bisa kalian lihat di layar komputer. Kuncinya : Tenang

Tak ada tips khusus untuk bagian ini, yang pasti kalian musti memperkaya vocabulary kalian aja. Readingnya kan berupa bahan ajar yang biasa di sampaikan di kuliahan gitu deh....kalian pasti bisa deh...yakin!^_^

2. Listening
Di bagian ini kalian betul-betul butuh konsentrasi yang tinggi. Ada 2-3 bagian listening, tiap sesi terdiri dari 1 percakapan dan 2 materi kuliahan yang disampaikan oleh professor selama 3-5 menit, lalu diikuti dengan pertanyaan. Selama mendengarkan waktu tidak berjalan, kecuali ketika kita menjawab pertanyaan. Waktu menjawab pertanyaan untuk tiap sesi sekitar 10 menit. kalian bisa mencatat hal-hal penting yang perlu kalian catat sewaktu mendengarkan. Pengalamanku, di sesi ini lumayan melelahkan, karena tidak ada jeda untuk tiap bagian dalam sesi listening ini. Kuncinya : Dengarkan baik-baik dan tetap fokus

3. Speaking
Sebelum masuk sesi ini, kalian akan diberi waktu untuk istirahat selama 10 menit. Sebelum memulai tes, pastikan headset kamu berjalan dengan baik ( akan dibimbing oleh pengawas) Kalo kalian sakit perut atau kepingin buang air kecil, inilah saat yang tepat untuk anda.hehe...kalau hon menggunakan waktu istirahat ini untuk menulis frase-frase kunci yang hon hafal untuk menjawab tiap bagian yang ada di sesi speaking ini. Lumayan membantu, tapi jujur ternyata waktu 10 menit itu serasa bergerak bagaikan kilat. Lebay.com :D
Ok, kita mulai.......ada 6 bagian dalam sesi speaking
untuk bagian 1 dan 2, kalian akan diberi pertanyaan seputar umum tentang pendapat kalian. Kalian diberi waktu 15 detik untuk persiapan dan 45 detik untuk bicara.
Ex : "what is the most important characteristics for a teacher? describe it and explain why"
Bagaimana cara menjawabnya? jangan berpikir terlalu lama, ingat waktu kalian hanya 15 detik untuk berpikir. tips : tentukan jawabannya dan 2 alasan pendukung. Misalnya : a (answer) : knowledge, r1 (reason 1) : learn more, r2 (reason 2) : Fun.

Bagaimana cara mengatakannya? (Ingat baik-baik frase ini)

In my view (answer)is/are(ulang pertanyaan tanpa kata tanya) for two reasons.
First, (reason 1) for example (berikan contoh pengalaman pribadi/)
Second, (reason 2) for instance, (berikan contoh pengalamanmu yang lain)
That's why (beri kesimpulan)

Jadinya jawabannya akan seperti berikut:
In my view knowledge is the most important characteristic for a teacher for two reasons.
First, because we can learn more for example (beri contoh pengalamanmu/lainnya)
Second, because it is fun for instance, (beri contoh pengalamanmu/lainnya)

membantukah atau masih bingung?? bisa lihat videonya di http://www.youtube.com/watch?v=S4lzrCpndC0. Semoga bisa bantu, lanjut nanti ya....

Read More......

TOEFL atau IELTS???

Bingung pilih tes bahasa inggris apa yang ingin kamu ambil??? Jangan bingung, ada beberapa tips yang mudah-mudahan bisa bantu kamu. Tapi, sebelumnya aku tanya dulu nih..tujuan kamu ambil tes bahasa inggris buat apa? Kalau cuma buat memenuhi syarat jadi calon PNS, kayaknya sih TOEFL (Test Of English as a Foreign Language) prediction dari lembaga-lembaga kursus juga bisa atau kamu bisa ambil TOEFL ITP (ITP=Institutional Testing Programme) dari lembaga-lembaga institusi. Kenapa, begitu??alasan utamanya ya karena biaya.hehe...yang ITP atau prediction tu kamu bisa tes di UI salemba. Untuk info lebih lengkap bisa dilihat di http://www.lbifib.ui.ac. Tapi, kalau kamu mau ambil tes dengan tujuan untuk melanjutkan kuliah ke luar negeri, kamu tentunya harus ambil yang standar internasional dunk, ya nggak? Nah, biasanya yang diminta itu antara TOEFL dan IELTS. Kalau tempat tujuan sekolah kamu meminta khusus salah satunya kamu gak ada pilihan selain memenuhi persyaratan itu. Tapi pada umumnya mereka ngasih pilihan kok, kamu mau ambil TOEFL atau IELTS. Nah, ini ada beberapa tips buat kamu menentukan pilihanmu Sebelumnya aku kasih gambaran dulu ya perbedaan antara keduanya. Selanjutnya kamu bisa tentukan sendiri deh, tes bahasa inggris mana yang mau kamu ambil.
TOEFL. Singkatannya udah ya diatas. Hanya ada satu macam versi untuk tes ini yaitu Academic English. Maksudnya?? Bahasa Inggris yang untuk dipake di dunia pendidikkan. ya, kira-kira begitu deh. Sedangkan IELTS (International English Language Testing System) ada dua macam versinya, yaitu Academic  dan General (Umum) English. Nah, yang general English ini katanya sih, tingkat kesulitannya lebih rendah apabila dibandingkan dengan yang academic. Lanjuuuut...
TOEFL dibuat oleh ETS (Educational Testing Service) yang bermarkas di Amerika, jadi tes bahasa inggrisnya lebih cenderung ke gaya American-English. Kalo IELTS itu dibuat oleh Universitas Cambridge yang ada di Inggris jadi bahsa Inggris nya lebih ke British-English. Sebenarnya sih antara inggris amerika dengan british-english tu sama saja, ya kira-kira 95% sama yang 5% nya beda. Hanya saja yang 5% ini kayaknya cukup penting untuk dipertimbangkan masalahnya ini menyangkut aksen (gaya bicara). Ini penting pada saat sesi listening. Kalo kamu terbiasa dengan aksen amerika, aku saranin sih ambil TOEFL aja. Tapi kalo kamu terbiasa dengan aksen orang inggris/australia, ambil IELTS juga gak masalah.
Sekarang, lama tesnya. Untuk TOEFL itu kira-kira 4 jam-an, sedangkan IELTS 2 jam 45 menit. Tapi jangan pikir yang lebih pendek waktunya lebih mudah lho, belum tentu...bener kan tadi kamu sempet mikir gitu.hehe..
Nah, sekarang kita beranjak ke tiap sesi dalam tesnya. Ada 4 sesi dalam tes bahasa inggrisnya, yaitu reading, listening, speaking, dan writing. Nyok, kita bahas atu-atu....

Untuk TOEFL, alokasi waktu untuk sesi reading sekitar 60-100 menit. Level bahasa inggrisnya rata-rata sama. Jumlah wacana bisa 2 atau 3 wacana ya pokoknya suka-suka dia deh, tapi yang pasti waktunya berkisar segitu dan tiap wacana biasanya diikutin dengan sekitar 12 pertanyaan yang berupa pilihan ganda. Jadi kalo dah ngeblank banget, bisa deh tu ngitung kancing. wkwkwk.....Nah, kalo buat IELTS, typenya semua sama. Ada 3 wacana selama 60 menit aja. Levelnya beda-beda dari yang rendah ampe yang level tinggi. Buat yang level tinggi perlu pake ilmu kanuragan.hehe....Eh, terus kalo di IELTS tipe jawabannya gak cuma pilihan ganda doank, tapi bervariasi. ada yang menjodohkan ada yang pilihan True atau False, dsb.
Untuk sesi Listening, di TOEFL kamu bakalan dengerin percakapan tentang Campus conversation atau Academic lecture (alokasi waktu sekitar 40-60 menit), mencatat yang perlu kamu catat terus jawab pertanyaannya yang biasanya berupa pilihan ganda. Kalau di IELTS cara menjawabnya bervariasi kadang kamu harus mencatat jawabannya, isi bagian yang kosong, isi bagan, spelling, bisa juga pilihan ganda. Alokasi waktunya 30 menit. Ingat ya friend, alokasi waktu yang dimaksud udah plus jawab ya..jadi, pintar-pintar menggunakan waktu dengan bijak ya, karena time is money (kok, jadi nyambung kesituuu....)..^_^
Sesi speaking antara TOEFL dengan IELTS sangat berbeda. Di TOEFL (IBT) alokasi waktu 20 menit. Kamu bakalan pake headset plus mikrofonnya, menjawab 6 tipe pertanyaan yang berbeda-beda, kamu dikasih waktu sekitar 15-20 detik untuk mempersiapkan apa yang ingin kamu katakan dan sekitar 45-60 detik untuk bicara tergantung tipe pertanyaannya. Sedangkan di IELTS semacam interview. Kamu duduk di depan penguji, alokasi waktu 11-14 menit, ada 3 tahap. Tahap pertama, biasanya kamu bakalan ditanya pertanyaan-pertanyaan biasa, seperti siapa nama kamu, ceritakan tentang keluargamu, dll. Bagian kedua, kamu bakalan dikasih sebuah kartu dengan topik tertentu, kamu baca, pahami, terus kamu ceritakan tentangnya. Bagian terakhir, biasanya semacam diskusi dengan penguji mengenai topik-topik tertentu.
Nah, yang terakhir nih...bagian writing. Di TOEFL dan IELTS akan sama-sama ada dua tipe pertanyaan writing. Untuk TOEFL, di pertanyaan type pertama (menulis Essay) kamu bakalan di kasih satu topik, kamu kembangkan sesuai perintahnya dalam waktu 30 menit dalam 300-350 kata (ada word counter otomatis, jadi kamu gak usah ngitung katanya, ok) dalam 4-5 paragraf. Alokasi waktunya 30 menit. Begitu juga di IELTS, tapi waktunya lebih lama sekitar 40 menit untuk 200-250 kata. Yang beda pas pertanyaan type dua. Di TOEFL istilahnya Integrated Essay. Jadi nanti kamu baca wacana dulu, mendengarkan lecture dari professor, lalu nanti kamu ceritakan bagaimana hubungan antara keduanya. Di bagian ini penting sekali kamu buat mencatat apa yang dikatakan professor itu (Nanti deh, aku bahas lebih lanjut di bagian khusus tentang TOEFL ya...plus cara-cara menjawabnya). Untuk di IELTS, kamu bakalan dikasih bisa tabel, grafik, atau bagan, terus menceritakan tentang gambar itu.
Nah, itu kira-kira persamaan dan perbedaan antara TOEFL dan IELTS. Ada yang nyaranin kalau kamu gak disuruh pilih, ambil aja IELTS yang General Version yang katanya lebih mudah dibandingkan dengan TOEFL atau IELTS yang Academic Version. Tapi, kalo disuruh pilih salah satu, ya pertimbangkan aja apa yang sudah diceritakan di atas. Mudah-mudahan sih membantu. Ini cuma sekedar berbagi pengalaman dulu aku juga sempet bingung ambil yang mana, akhirnya aku ambil yang TOEFL. Nah, selanjutnya aku bakalan sharing tentang TOEFL karena ternyata TOEFL ada dua macam lho yang Paper Based atau Internet/Computer Based, untuk lebih jelasnya apa perbedaan antara keduanya kamu bisa lihat di http://www.interface.edu.pk/tests/toefl/toefl-test-formats.asp. Dan karena aku pengalaman ambil yang Computer/Internet Based aku juga bakalan kasih tahu trik-trik menjawab pertanyaan-pertanyaannya. Next Time ya...kalo ada saran dan pertanyaan sampaikan saja ya, jangan ditahan-tahan, ntar jerawatan lho...:D

Read More......